JENIS-JENIS EBUSSINES DAN ERP






Bisnis e-commerce mulai tumbuh dengan cepat sejak tahun 1998.berikut definisi-definisinya :

1.      Business To Business (B2B) = yang mengetahui perusahaan dengan perusahaan.

B2B adalah transaksi secara elektronik antara entitas atau obyek bisnis yang satu ke obyek bisnis lainnya, dapat disimpulkan B2B adalah :

·         Disebut juga transaksi antar perusahaan

·         Transaksinya menggunakan EDI dan email untuk pembelian barang dan jasa, informasi & konsultasi

·         Digunakan untuk pengiriman dan permintaan proposal bisnis.

keterangan :
EDI - singkatan dari Electronic Data Interchange sebenarnya adalah sebuah metode pertukaran dokumen bisnis antar aplikasi komputer - antar perusahaan/instansi secara elektronis dengan menggunakan format standar yang telah disepakati.

Fungsi Business-to-business (B2B)

·         Jaringan Internet broadband yang aman serta keberadaan pasar elektronik B2B

·         B2B memungkinkan penghematan, mengurangi waktu tunggu, serta dapat meningkatkan kolaborasi

·         Teknologi yang mampu mengintegrasikan organsasi baik di dlam maupun dengan luar organisasi 

Karakteristik

o   Trading partners yang sudah saling mengetahui dan antara mereka sudah terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama.

o   eCommerce antara usaha dan usaha baik pelanggan maupun pemasok (supplier)

o   lakukan transaksi antar usaha ini secara elektronik dapat banyak keuntungan seperti lebih cepat, lebih nyaman, lebih efisien

§  Penjualan barang / jasa dalam jumlah yang banyak atau borongan.

§  Biasanya dengan harga yang khusus / lebih murah, karena pembelian dilakukan dengan jumlah banyak guna dijual kembali.

§  Koneksi on-line antara vendor dengan pembeli


Contoh situs Business-to-business(B2B)market.com/

§  http://global market.com/

§  hppt://tradekey.com/



2.      Business To Customer (B2C) = matahari mall, lazada



Business To Customer merupakan Suatu proses yang terjadi apabila suatu perusahaan atau organisasi menjual produk atau jasa pada pelanggan-nya melalui jaringan internet (secara online).

Menurut Munir Fuady, Business to Consumer (B2C) adalah transaksi ritel dengan pembeli individual.

Menurut Onno W. Purbo, Business to Consumer (B2C) adalah mekanisme toko online (elektronic  shopping mall), yaitu transaksi antara e-merchant dengan e-customers.

Keuntungan Business to Costumer (B2C) bagi customers adalah:

Dapat melakukan pembelanjaan dengan mudah.

Memiliki banyak pilihan dan waktu utnuk menentukkan yang disukai.

Kelemahan

Produk yang kita order tidak dapat kita lihat secara langsung dan kita teliti (periksa) lebih lanjut.

Produk yang kita lihat di website, terkadang tidak sesuai seperti aslinya. Maksudnya ada perbedaan bentuk, warna, ukuran dan lain sebagainya.


Klasifikasi Business to Costumer

Secara umum, tipe Business to Costumer  (B2C) terbagi menjadi 4 klasifikasi, yaitu:

Auction Store

Tempat untuk memberikan pelayanan dalam bidang perdagangan. Misalnya untuk pengiklanan produk perusahaan, cara pembayaran dan sebagainya. Contoh: www.ebay.com

Online Store

Tempat untuk menjual atau membeli secara digital dengan memilih, memesan barang lewat internet tanpa harus bertatap muka dengan penjual secara langsung maupun barang yang ingin dibeli. Contoh: www.Amazon.com

Online Service

Tempat untuk meminta informasi dan service lain dari perusahaan dengan cepat dan mudah atau dapat melakukan proses jual beli, misalnya jasa tiket perjalanan, jasa service dan lain-lain. Contoh: www.wotif.com , www.airasia.com , www.bliztmegaplex.com

Other Service

Layanan yang menyediakan fasilitas untuk penjualan produk dan jasa diluar klasifikasi yang telah dijabarkan sebelumnya. Contoh:  www.kaskus.us , www.facebook.com



3.      Customer To Customer (C2C) = buka lapak. Toko pedia yang hanya menyediakan tempat atau market place



C2C adalah model e-commerce yang menjamur di Indonesia saat ini. Contoh dari C2C adalah iklan baris dan toko-toko buku online dadakan (dimiliki oleh individu yang umumnya memanfaatkan layanan blog gratis seperti blogspot).
C2C terjadi seorang individu melakukan penjualan produk/jasa langsung kepada individu lainnya.

Consumer to consumer commerce (C2C) merupakan salah satu model e-commerce dalam hal ini konsumen menjual secara langsung pada konsumen yang lain, atau dapat dapat juga dikatakatan sebagai transaksi jual-beli antar konsumen. Aktivias C2C dapat dilakukan dengan berbagai cara melalui internet. Auksi merupakan salah satu contoh aktivitas C2C yng paling dikenal. Jutaan orang melakukan transaksi pembelian dan penjualan pada eBay dan ratusan web site lelang. Aktivitas C2C lainnya adalah iklan klasifikasian, jasa personal, pertukaran, penjualan propertis virtual dan jasa pendukung.

Karakteristik C2C:

- Pada lingkup konsumen ke konsumen bersifat khusus karena transaksi yang dilakukan hanya antar konsumen saja, seperti Lelang Barang.

- Internet dijadikan sebagai sarana tukar menukar informasi tentang produk, harga, kualitas dan pelayanannya.

- Konsumen juga membentuk komunitas pengguna atau penggemar suatu produk. Sehingga jika ada ketidak puasan suatu produk, maka akan segera tersebar luas melalui komunitas tersebut.

Keberhasilan organisasi baik private, public, dan militer, tergantung pada kemampuan mereka dalam mengatur arus barang, informasi, dan uang untuk masuk, berputar didalam, dan keluar dari organisasi. E-Supply Chain Management adalah suatu konsep manajemen dimana perusahaan berusaha memanfaatkan teknologi internet untuk mengintegrasikan seluruh mitra kerja perusahaan, terutama yang berhubungan dengan sistem pemasok bahan baku atau sumber daya yang dibutuhkan dalam proses produksi. Dalam merancang e-Supply Chain Management terdapat beberapa segmen yang harus diperhatikan, segmen tersebut adalah:

1.      Customer and Service Management

2.      Manufacturing and Supply Chain Planning

3.      Supplier Relationship Management

4.      Logistic Resource Management

5.      Architecting the e-SCM Environment


4.      Business To Goverment (B2G) = cntoh LPSE




Business-to-pemerintah (B2G) adalah turunan dari B2B pemasaran dan sering disebut sebagai definisi pasar “pemasaran sektor publik” yang mencakup pemasaran produk-produk dan jasa untuk instansi pemerintah melalui teknik komunikasi pemasaran terpadu seperti strategi PR, branding, marcom, iklan, dan komunikasi berbasis web.

Tujuan dari Business to Government :

·         Pembentukan jaringan informasi dan transaksi pelayanan publik yangberkualitas, cepat, dan terjangkaumasyarakatluas.

·         Pembentukan hubungan interaktif dengan dunia usaha untuk menghadapi perubahan dan persaingan perdagangan internasional.

·         Pembentukan mekanisme dan saluran komunikasi dengan lembaga-lembaga negara serta penyediaan fasilitas dialog publik.

·         Pembentukan sistem manajemen dan proses kerja yang transparan dan efisien.


Pengembangan  business to government disuatu lembaga pemerintah, dilandasi oleh 4 (empat) infrastruktur utama, meliputi:

·         Suprastruktur business to government yang memuat antara lain e-leadership,

·         Sumber daya manusia  dan peraturan,

·         Infrastruktur jaringan yang memuat antara lain protokol komunikasi, topologi, teknologidan keamanan.

·         Infrastruktur informasi yang memuat antara lain struktur data, format data, data sharing, dan sistem pengamanannya.

·         Infrastruktur aplikasi yang memuat antara lain aplikasi layanan publik, aplikasi antarmuka (interface), dan aplikasi back office.


5.      ERP



ERP adalah sebuah sistem informasi perusahaan yang dirancang untuk mengkoordinasikan semua sumber daya,informasi dan aktifitas yang diperlukan untuk proses bisnis lengkap. Sistem ERP didasarkan pada database pada umumnya dan rancangan perangkat lunak modular.

Sejarah Perkembangan Enterprise Resource Planning (ERP)

ERP berkembang dari manufacturing resouces planning (MRP II) dimana MRP II sendiri adalah hasil evalusi dari material requirement planning (MRP) yang berkembang sebelumnya. Sistem ERP secara modular biasanya menangani proses manufaktur, logistik, distribusi persediaan (inventori), pengapalan, invois dan akunting perusahaan. Ini berarti bahwa sistem ini nanti akan membantu mengontrol aktivitas bisnis seperti penjualan, pengiriman, produksi, manajemen persediaan, manajemen kualitas dan sumber daya manusia.

Enterprise Resource Planning (ERP) dan pendahulunya, Manufacturing Resource Planning (MRP II), memungkinkan terjadinya kemajuan yang sangat besar dalam manajemen proses-proses manufakturing. ERP juga salah satu faktor penyumbang pada performa ekonomi Amerika yang luar biasa pada era 1990-an. Tidak diragukan bahwa ERP adalah tonggak sejarah dalam proses industri.

Berikut beberapa contoh bagus mengenai penerapan ERP di berbagai perusahaan :

    Enterprise Resource Planning membantu sebuah perusahaan menaikan 20% tingkat penjualannya di tengah industri yang sedang menurun.
    Enterprise Resource Planning membantu sebuah perusahaan Fortune 50 dalam mencapai penghematan biaya yang sangat besar dan mendapatkan keunggulan daya saing yang signifikan.

Berikut ini tahapan evolusi ERP :

    Tahap I : Material Requirement Planning (MRP) : Merupakan cikal bakal dari ERP, dengan konsep perencanaan kebutuhan material.
    Tahap II: Close-Loop MRP : Merupakan sederetan fungsi dan tidak hanya terbatas pada MRP, terdiri atas alat bantu penyelesaian masalah prioritas dan adanya rencana yang dapat diubah atau diganti jika diperlukan.
    Tahap III: Manufakturing Resource Planning (MRP II) : Merupakan pengembangan dari close-loop MRP yang ditambahkan 3 elemen yaitu: perencanaan penjualan dan operasi, antarmuka keuangan dan simulasi analisis dari kebutuhan yang diperlukan
    Tahap IV: Enterprise Resource Planning : Merupakan perluasan dari MRP II yaitu perluasan pada beberapa proses bisnis diantaranya integrasi keuangan, rantai pasok dan meliputi lintas batas fungsi organisasi dan juga perusahaan dengan dilakukan secara mudah
    Tahap V: Extended ERP (ERP II) : Merupakan perkembangan dari ERP yang diluncurkan tahun 2000, serta lebih konflek dari ERP sebelumnya.

EVEN BUKA LAPAK



Pada event Buka Lapak tersebut semua anak manajemen informatika A menjadi panitia karena yang mengadakan event Buka Lapak tersebut adalah anak manajemen informatika A. Acara tersebut terbagi dalam dua sesi. Manajemen Informatika A mendapatkan sesi yang pertama pada hari Kamis, 19 Mei 2016. kemudian Manajemen Informatika B yang mendapatkan giliran pada hari Rabu, 01 Juni 2016.
Didalam pelaksanaannya mahasiswa yang mengikuti atau yang menjadi peserta sangat aktif dalam acara tersebut saling tanya jawab dan aktif dalam mendengarkan . diacara tersebut suasana dapat terkondisikan. Saya sebagai pembawa acara didalam event itu. Mengamati semua peserta mengikuti instruksi yang telah diberikan, dan dapat mengikuti apa yang diharapkan.
Pada event BukaLapak tersebut Manajemen Informatika A membuat judul Seminar dan Workshop “OPTIMALKAN INTERNET DENGAN BISNIS ON-LINE”.
Susunan panitia event Buka Lapak Manajemen Informaatika A adalah sebagai berikut :
1. Penasehat                            : Ir. Suci Purwandari, MM
2. Penanggung Jawab                         : Canggih Ajika Pamungkas, S.Kom
3. Ketua Panitia                      : Novianto
4. Sekertaris                            : Febrina Ayu Ramadhani
5. Bendahara                           : Zaka Novita
6. Sie Acara                             : Rika Krisnawati
                                                  Atin Sanisin
7. Sie Konsumsi                      : Yuniarti Intan Puspitasari
8. Sie Perlengkapan Acara      : Deky Prasetyo
                                                   Nur Rohmah
9. Dokumentasi                       : Alex Emir Khasan
Disana saya sebagai seksi acara,
Tugas sie acara :
1.      Sebelum kegiatan sie acara mempersiapkan rancangan acara yang akan di laksanankan. Mulai dari susunan acara, kapan acara akan di adakan, siapa pembicara bagaimana acara akan berjalan dan hal lain yang berkaitan dengan jalannya acara.
2.      Membuat pengumuman yang akan di temple di papan pengumuman yang berada di masing masing jurusan. Semakin menarik pengumuman yang di buat maka akan semakin banyak peluang mahasiswa akan tertarik untuk mengikuti acara dalam seminar itu, jika peserta yang ikut melebihi target yang sudah ditentukan, itu menunjukan bahwa acara yang kita selenggarakan merupakan acara yang brmutu.
3.      Mempersiapkan pembicara, sie acara harus mencari pembicara yang sesuai dengan tema dari seminar yang akan di angkat. Setelah menemukan pembicara yang pas, sie acara juga harus memastikan bahwa pembicara akan benar benar datang pada saat acara, karena pembicara adalah orang yang memegang peran utama dalam seminar.
4.      Sie acara juga mempersiapkan orang-orang yang akan menjalankan acara seperti, mempersiapkan MC, Notulen, moderator.
5.      Setelah mendapat nama nama peserta seminar, sie acara kemudian bertugas untuk memperiapkan piagam bagi para peserta. Persiapannya berupa mendisain , mencetak dan mengesahkan piagam tersebut. Selain piagam, sie acara juga mempersiapkan tanda pengenal untuk semua panitia yang ada.
6.      Di saat kegiatan berlangsung sie acara memiliki tugas untuk mengatur agar acara yang dilaksanakan sesuai dengan rencana /susunan acara yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Disaat sebagian dari sie acara bertugas menjalankan acara, sebagian lagi bertugas unutk memastikan kedatangan undangan, memastikan siapa yang akan menjadi pembuka acara dan menanggulangi hal lain yang tak terduga yang dapat menggangu jalanya acara.
7.      Setelah acara selesai, sie acara kembali bertugas membuatkan piagam untuk para panitia, jika di lihat secara keseluruhan, sie acara bertugas penuh mulai dari seblum acara, di saat acara berlangsung dan sesudah acara, hal ini memerlukan kerjasama dan solidaritas dari seluruh anggota panitia.
Setelah mengetahui tugas-tugas yang harus dilaksanakan, maka hal yang kita lakukkan adalah menjalankan tugas yang ada dengan penuh tanggung jawab dan kesadaran,kita juga karus melakukan koordinasi dengan seluruh anggota ayng ada. Kta harus bekerja sama dalam menyelesaikan tugas yang ada, dengan begitu maka kita akan bisa mengurangi atau meminimalkan kesalahan/gangguan yang sering terjadi dalam sebuah acara.


EVENT BUKA LAPAK
Pada event Buka Lapak tersebut semua anak manajemen informatika A menjadi panitia karena yang mengadakan event Buka Lapak tersebut adalah anak manajemen informatika A. Acara tersebut terbagi dalam dua sesi. Manajemen Informatika A mendapatkan sesi yang pertama pada hari Kamis, 19 Mei 2016. kemudian Manajemen Informatika B yang mendapatkan giliran pada hari Rabu, 01 Juni 2016.
Didalam pelaksanaannya mahasiswa yang mengikuti atau yang menjadi peserta sangat aktif dalam acara tersebut saling tanya jawab dan aktif dalam mendengarkan . diacara tersebut suasana dapat terkondisikan. Saya sebagai pembawa acara didalam event itu. Mengamati semua peserta mengikuti instruksi yang telah diberikan, dan dapat mengikuti apa yang diharapkan.
Pada event BukaLapak tersebut Manajemen Informatika A membuat judul Seminar dan Workshop “OPTIMALKAN INTERNET DENGAN BISNIS ON-LINE”.
Susunan panitia event Buka Lapak Manajemen Informaatika A adalah sebagai berikut :
1. Penasehat                            : Ir. Suci Purwandari, MM
2. Penanggung Jawab               : Canggih Ajika Pamungkas, S.Kom
3. Ketua Panitia                        : Novianto
4. Sekertaris                            : Febrina Ayu Ramadhani
5. Bendahara                           : Zaka Novita
6. Sie Acara                             : Rika Krisnawati
                                                  Atin Sanisin
7. Sie Konsumsi                      : Yuniarti Intan Puspitasari
8. Sie Perlengkapan Acara      : Deky Prasetyo
                                                   Nur Rohmah
9. Dokumentasi                       : Alex Emir Khasan
Disana saya sebagai seksi acara,
Tugas sie acara :
1.      Sebelum kegiatan sie acara mempersiapkan rancangan acara yang akan di laksanankan. Mulai dari susunan acara, kapan acara akan di adakan, siapa pembicara bagaimana acara akan berjalan dan hal lain yang berkaitan dengan jalannya acara.
2.      Membuat pengumuman yang akan di temple di papan pengumuman yang berada di masing masing jurusan. Semakin menarik pengumuman yang di buat maka akan semakin banyak peluang mahasiswa akan tertarik untuk mengikuti acara dalam seminar itu, jika peserta yang ikut melebihi target yang sudah ditentukan, itu menunjukan bahwa acara yang kita selenggarakan merupakan acara yang brmutu.
3.      Mempersiapkan pembicara, sie acara harus mencari pembicara yang sesuai dengan tema dari seminar yang akan di angkat. Setelah menemukan pembicara yang pas, sie acara juga harus memastikan bahwa pembicara akan benar benar datang pada saat acara, karena pembicara adalah orang yang memegang peran utama dalam seminar.
4.      Sie acara juga mempersiapkan orang-orang yang akan menjalankan acara seperti, mempersiapkan MC, Notulen, moderator.
5.      Setelah mendapat nama nama peserta seminar, sie acara kemudian bertugas untuk memperiapkan piagam bagi para peserta. Persiapannya berupa mendisain , mencetak dan mengesahkan piagam tersebut. Selain piagam, sie acara juga mempersiapkan tanda pengenal untuk semua panitia yang ada.
6.      Di saat kegiatan berlangsung sie acara memiliki tugas untuk mengatur agar acara yang dilaksanakan sesuai dengan rencana /susunan acara yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Disaat sebagian dari sie acara bertugas menjalankan acara, sebagian lagi bertugas unutk memastikan kedatangan undangan, memastikan siapa yang akan menjadi pembuka acara dan menanggulangi hal lain yang tak terduga yang dapat menggangu jalanya acara.
7.      Setelah acara selesai, sie acara kembali bertugas membuatkan piagam untuk para panitia, jika di lihat secara keseluruhan, sie acara bertugas penuh mulai dari seblum acara, di saat acara berlangsung dan sesudah acara, hal ini memerlukan kerjasama dan solidaritas dari seluruh anggota panitia.
Setelah mengetahui tugas-tugas yang harus dilaksanakan, maka hal yang kita lakukkan adalah menjalankan tugas yang ada dengan penuh tanggung jawab dan kesadaran,kita juga karus melakukan koordinasi dengan seluruh anggota ayng ada. Kta harus bekerja sama dalam menyelesaikan tugas yang ada, dengan begitu maka kita akan bisa mengurangi atau meminimalkan kesalahan/gangguan yang sering terjadi dalam sebuah acara. dosen pengampu mata kuliah e-bussiness bapak Danang Sukmana Adi di Politeknik Indonusa Surakarta.

MENGAKTIFKAN DOMAIN DAN HOSTING

hai teman-teman , baca yaa artikel saya yang iniii niihh ... yaituuu setelah kita membeli domain dan hosting tentunya kita bingung dengan bagaimana cara kita memasangnya. disini diartekel kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara kita untuk memasang domain dan hosting yang sudah kita beli. carnya adalah sebagai berikut :
1. EMAIL
    dengan menggunakan email itu salah satu cara kita untuk mengaktifkan atau memasang domain dan hosting kita. email digunakan untuk kita dalam menerima email dari doman dan hosting yang sudah kita beli, dengan begitu pastikan email kita aktif pada saat kita membeli domain dan hosting.
2. LOGIN CLIENT
    dengan login client, pada langkah ini kita harus memperhatikan Domain Nameserver.
3. MASUK PADA  CPANEL HOSTING
     pada langkah sebelumnya kita harus menentukan Domain Nameserver kita, setelah itu pada langkah kita yang ke tiga ini kita masuk pada cPanel Hosting, dengan begitu jika kita sudah terhubung dengan cPanel Hosting kita pada cPanel Hosting dapat mengelola website kita, entah mau mengedit atau menambahkan client atau yang lainnya yang ada pada cPanel Hosting.
4. ON-LINE WEBSITE
     pada langkah ini kita harus meng-on-line-kan website kita pda MySQL. jika kita sudah berhasil memasang domain dan hosting kita, kita dapat menjalankan website kita dengan yang perlu diutamakan sebelum dapat mengakses atau mengelola website kita, kita harus mengonekkannya dengan MySQL.

sekian tutorial mengaktifkan domain dan hosting pada artikel postingan saya kali ini, apa bila ada kurangnya mohon domaklumi, hehe.

EVOLUSI E-BUSINESS





Empat tahapan evolusi yang dipergunakan sebagai bahan pijakan, yaitu :
1.       Channel enhancement
2.       Value-chain integration
3.       Industry transformasi = industri yang telah beralih kedunia online
4.       Covergence = penggabungan beberapa media

Alasan evolusi :
1.       sangat berhati-hati
2.        resiko lebih kecil
3.       benar-benar memberikan value kepada pelanggan

Jenis e-business :
1.       Business To Business (B2B) = yang mengetahui perusahaan dengan perusahaan
2.       Business To Customer (B2C) = matahari mall, lazada
3.       Customer To Customer (C2C) = buka lapak. Toko pedia yang hanya menyediakan tempat atau market place
4.       Customer To Business (C2B)
5.       Business To Goverment (B2G)= cntoh LPSE

Manfaat e-busiess:
Bagi perusahaan atau pebisnis perorangan :
1.       Memperpendek jarak
2.       Perluasan pasar
3.       Perluasan jaringan mitra
4.       Biaya terkendali
5.       Efisien
6.       Cash flow terjamin

Bagi masyarakat pada umumnya :
1.       Peluang kerja baru
2.       Wahana kompetisi
Bagi dunia akademis :
1.       Tantangan baru
2.       Membuka kerangka baru dalam
Latar belakang pembentukan e-business :
1.       Kebutuhan konsumen = mempunyai kompetitor (lazada, )
2.       Keprihatinan atau kesadaran konsumen
3.       Kondisi sosial, ekonomi dan demografi

Hambatan e-business di indonesia :
1.       Belum terbentuknya high trust society
2.       Pada umumnya harga produt tidak dapat ditawar lagi
3.       Sarana prasarana masih belum memadai
4.       Masih sangat sedikit SDM yang memahami dan menguasai konsep dan implementasi TI
5.       Jasa pos masih membutuhkan pembenahan dan peningkatan
6.       Adanya tindak kejahatan kartu kredit
7.       Perbedaan platform
8.       Masih menunggu
9.       E-business masih dipandang sebelah mata
10.   Konsumen yang aktif
11.   Etika dan moralitas

Langkah-langkah bisnis dengan sistem e-business
1.       Perusahaan mempublikasikan halaman web tentang produk-produk nya kepada masyarakat
2.       Calon pembeli dapat memilih produk dan mengisi formulir transaksi interaktif
3.       Proses pembayaran selesai barang dikirim melalui jasa pengiriman barang
Transaksi e-business :
1.       Pemilihan produk
2.       Inisialisasi pembelian
3.       Permintaan otorisasi
Alat pembayaran :
1.       Sistem uang digital
2.       Kredit card

E–Business (Electronic Business) merupakan interaksi eksternal organisasi dengan para pemasok, pelanggan, investor, kreditor pemerintah, dan media massa juga termasuk penggunaan teknologi informasi untuk mendesain kembali proses internalnya.
Bab ini akan memberikan pemahaman dasar kepada para akuntan dan professional sistem mengenai peluang dan resiko. Dengan menguasai ini, para akuntan dan professional sistem akan lebih siap untuk secara aktif berpartisipasi dalam perencanaan, desain dan pengolahan langkah – langkah awal e – business organisasi.
Berdasarkan beberapa definisi e-bisnis yang dikemukakan di atas, kita dapat menggabungkannya ke dalam suatu definisi e-business yang utuh dengan melihat kesamaan dari setiap definisi tersebut dan menggabungkannya. Kesamaan tersebut dapat kita lihat dari beberapa sudut pandang, yaitu pelaku e-business, alat atau media atau sumber daya yang digunakan, objek atau kegiatan yang menjadi sasaran, tujuannya, dan keuntungan yang diberikan. Hasilnya sebagai berikut:
  • Pelaku E-Business
-  Organisasi, konsumen, perusahaan, supllier, pekerja, rekan bisnis
  • Alat/Media/S umber Daya yang Digunakan
- Teknologi informasi dan komunikasi
- Komputer, data yang telah terkomputerisasi
- internet
  •   Kegiatan Sasaran
- Kegiatan bisnis
- Proses bisnis utama
- Pembelian, penjualan,pelayanan, transaksi
- Operasi bisnis utama
  •    Tujuan
- Koordinasi, Komunikasi, dan Pengelolaan organisasi
- Transformasi proses bisnis
- Sharing informasi 
  
Kita dapat ambil contoh : Harian Kompas yang juga memiliki e-bisnis Kompas Online. Kompas menjalankan proses bisnis utamanya berupa penyediaan berita dan distribusinya, tidak lagi hanya melalui media cetak saja tetapi juga melalui internet. Keutungan yang dapat diberikan Kompas online dapat diakses oleh seluruh penduduk di Indonesia (bahkan dunia), up to date, memangkas biaya kertas, dapat diakses 24 jam, dll            
keuntungan yang kita dapat atau manfaat dari e business itu adalah :
• Memperluas pasar hingga mencakup pasar nasional dan pasar global, sehingga perusahaan bisa menjangkau lebih banyak pelanggan, memilih pemasok terbaik, dan menjalin relasi dengan mitra bisnis yang dinilai paling cocok.

• Menekan biaya menyusun, memproses, mendistribusikan, menyimpan, dan mengakses informasi berbasis kertas (paperbased information).

• Memungkinkan perusahaan untuk menerapkan mass customization terhadap produk dan jasanya.

• Menekan waktu antara pembayaran dan penerimaan produk/jasa.

• Meningkatkan produktivitas karyawan melalui rekayasa ulang proses bisnis.

• Menekan biaya telekomunikasi.

• Manfaat-manfaat lainnya, seperti citra yang lebih baik, layanan pelanggan yang lebih bagus, proses yang lebih sederhana, mitra bisnis yang baru, waktu siklus dan pengiriman yang lebih singkat, akses terhadap informasi yang lebih luas, biaya transportasi yang lebih murah, dan fleksibilitas yang lebih tinggi.

• Pembeli atau customer dapat dengan mudah melihat barang yang di produksi perusahaan tersebut melalui internet, sehingga tidak repot harus ke tempat hanya untuk melihat barang.

STRATEGI DAN IMPLEMENTASI E-BUSINESS




Strategi bisnis adalah kebijakan – kebijakan dan garis – garis pedoman yang menentukan cara sebuah perusahaan bersaing dalam sebuah industri dan khususnya cara perusahaan untuk membentuk keunggulan bersaing” (Grant, 2002)

Strategi bisnis adalah proses dimana untuk mencapai suatu tujuan dan berorientasi pada masa depan untuk berorientasi pada suatu persaingan guna mencapai sasaran dalam usaha secara tepat. Strategi dibutuhkan oleh semua perusahaan atau organisasi termasuk lembaga pendidikan dan bahkan diperlukan oleh individu dalam pencapaian suatu tujuan.

TINGKAT STRATEGI
Dalam Strategi bisnis terdapat pula beberapa tingkatan, tingkatan strategi bisnis tersebut adalah
1. Tingkat Korporasi: strategi perusahaan yang memiliki saham (ownership) beberapa perusahaan lain.
Ciri – cirinya :
  • Berorientasi pada nilai
  • Unsur fleksibilitas sangat tinggi
  • Jangka waktu lebih panjang
  •  Perioritas pada pertumbuhan perusahaan
  • Konseptual
  • Tersentralisasi
2.      Tingkat Bisnis Multi Divisi: merupakan strategi yang terjadi pada tingkat divisi atau unitbisnis dan merupakan strategi yang menekankan pada perbaikan posisi bersaing produk atau jasa pada spesifik industri atau segmen pasar tertentu.
Ciri – cirinya :
  • Resiko rendah
  • Keuntungan rendah
  • Setiap keputusan ada mediasi antara level korporasi dan fungsional
  • Biaya rendah
  • Membuat keputusan dan memberi pandangan antara lain tentang saluran distribusi, lokasi pasar, wilayah pabrik dan segmentasi pasar
3.     Tingkat Fungsional:  optimalisasi produktivitas sumber daya dalam memberikannilai (value) terbaik untuk kebutuhan pelanggan(customers)
Ciri – cirnya :
  • Jangka waktu pendek, kurang dari 1 tahun
  • Beresiko rendah
  • Keputusan diterapkan pada aktivitas yang sedang berjalan
  • Keputusan melibatkan masalah operasional dan berorientasi pada aktivitas
4.   Tingkat Operasional: merupakan strategi yang menjalankan implementasi dari operasional-operasional perusahaan

MENYUSUN STRATEGI
Untuk menyusun strategi bisnis, tentunya ada beberapa tahapan, tahap-tahapan strategi bisnis akan kami jelasakan sebagai berikut :
1.      Pengamatan Lingkungan
      a)      Analisis Eksternal
  • Lingkungan eksternal : terdiri dari variabel-variabel (kesempatan dan ancaman) yang berada di luar organisasi dan tidak secara khusus ada dalam pengendalian jangka pendek dari manajemen puncak 
  • Lingkungan Kerja : terdiri dari elemen-elemen atau atau kelompok yang secara langsung berpengaruh atau dipengaruhi oleh operasi-operasi utama organisasi 
  • Lingkungan Sosial : Terdiri dari kekuatan umum-kekuatan itu tidak berhubungan langsung dengan aktivitas-aktivitas jangka pendek organisasi tetapi dapat dan sering mempengaruhi keputusan-keputusan jangka panjang . 
      b)      Analisis Internal
  • Struktur, adalah cara bagaimana perusahaan diorganisasikan yang berkenaan dengan komunikasi, wewenang, dan arus kerja 
  • Budaya, adalah pola keyakinan, pengharapan, dan nilai-nilai yang dibagikan oleh anggota organisasi 
  • Sumber, daya adalah asset yang merupakan bahan baku bagi produksi barang dan jasa organisasi 
2.      Perumusan Strategi adalah pengembangan rencana jangka panjang untuk menejemen efektif dari kesempatan dan ancaman lingkungan, dilihat dari kelemahan perusahaan
3.  Implementasi Strategi adalah prises dimana manajemen mewujudkan strategi dan kebijakannya dalam tindakan memalui pengembangan program, anggaran, dan prosedur
4.      Evaluasi dan Pengendalian adalah proses yang melaluinya aktivitas-aktivitas perusahaan dan hasil kinerja dimonitor dan kinerja sesungguhnya dibandingkan dengan kinerja yang diinginkan
Dalam Strategi bisnis terdapat pula beberapa tingkatan, tingkatan strategi bisnis tersebut adalah

Tingkat Korporasi; strategi perusahaan yang memiliki saham (ownership) beberapa perusahaan lain.
Tingkat Bisnis Multi Divisi; merupakan strategi yang terjadi pada tingkat divisi atau unit bisnis dan merupakan strategi yang menekankan pada perbaikan posisi bersaing produk atau jasa pada spesifik industri atau segmen pasar tertentu.
Tingkat Fungsional; optimalisasi produktivitas sumber daya dalam memberikannilai (value) terbaik untuk kebutuhan pelanggan(customers)
Tingkat Operasional; merupakan strategi yang menjalankan implementasi dari operasional-operasional perusahaan.