SISTEM INFORMASI MANAJEMEN



END-USER COMPUTING DAN KONSEP MANAJEMEN SEMBER DAYA INFORMASI

Hai teman-teman kembali lagi nih sama saya atin sanisin mahasiswi Kampus POLITEKNIK INDONUSA SURAKARTA ,,, kali ini aku mau ngeshare artikelku yang aku buat presentasi tanggal 4 april 2016 , dosennya pembimbing akademik ku sendiri di kelas manajemen informatika REGULER A bapak EDY SUSENA. Dengan matakuliah Sistem Informasi Manajemen. Dan juga melengkapi tugas dari bapak Dhanang Sukmana Adi. Hehe. Simak yaaahhh J
END-USER COMPUTING
Sebelum mengupas lebih lanjut tentang materi yang akan saya jabarkan pertama-tama kita harus mengerti dahulu apa itu end-user computing ? oke,, ini pengertian dari end-user computing,
End User Computing (EUC) adalah Pengguna komputer atau yang disebut dengan pemakai akhir yang mengembangkan seluruh atau sebagian sistem untuk menyelesaikan masalah.
End-User Computing dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, Faktor perkembangan dari end-user computing:

  •       Meningkatnya pengetahuan tentang komputer secara global seiring dengan era globalisasi. 
  • Banyaknya Perusahaan, instansi, dll yang membutuhkan jasa informasi.
  •  Harga software yang terjangkau 
  • Adanya perangkat lunak jadi
End-User Computing sebagai masalah strategis
Tidak semua orang yang ikut serta dalam EUC memilik tingkat pengetahuan yang sama tentang computer. Para pemakai akhir dapat digolongkan menjadi empat golongan berdasarkan kemampuan computer mereka.
  • Pemakai akhir tingkat menu, sebagian pemakai akhir tidak mampu menciptakan  Perangkat lunak mereka sendiri, tetapi dapat berkomunikasi dengan perangkat lunak jadi dengan menggunakan menu-menu seperti yang ditampilakn oleh perangkat lunak berbasis Windows dam Mac.  
  • Pemakai akhir tingkat perintah, sebagian pemakai akhir memiliki kemapuan  Menggunakan perangkat lunak jadi yang lebih sekedar memilih menu. Para pemakai akhir ini dapat menggunakan bahasa perintah dari perangkat lunak untuk melaksanakan operasi aritmatika dan logika pada data. Contohnya, pemakaian Microsoft Excel dapat menggunakan perintah-perintah khusus untuk menyelesaikan proses yang tidak mungkin dilakukan melalui penggunaan menu.
·         Pemakai akhir tingkat programer, sebagian pemakai akhir dapat menggunakan bahasa-bahasa pemograman seperti BASIC atau C++ dan mereka dapat mengembangkan program-program yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka sendiri.
·         Personil pendukung fungsional, di sejumlah perusahaan, para spesialis informasi adalah anggota dari unit-unit fungsional, bukannya unit jasa informasi. Personil pendukung fungsional ini adalah spesialis informasi dalam arti sesungguhnya, tetapi mereka berdedikasi pada area pemakai tertentu dan melapor pada manajer fungsional mereka. Dua unsur penting menjadi cirri pada empat tingkatan kemampuan dari pemakai akhir. Pertama, semua tingkat memiliki kemampuan untuk mengembangkan berbagai aplikasi, dan kedua, tidak seorang pun yang merupakan anggota dari organisasi jasa informasi.
Manfaat End-User Computing:
Menyeimbangkan kemampuan dan tantangan
pemindahan beban kerja dari
Pengembangan system ke area pemakai membebaskan para spesialis untuk berkonsentrasi pada system yang runit dan berlingkup organisasi, sehingga mereka dapat bekerja lebih baik pada area bidang tersebut. Para spesialis juga dapat mencurahkan lebih bamyak waktu untuk memelihara system yang ada/suatu bidang tanggung jawab yang penting
v  Mengurangi kesenjangan komunikasi
kesulitan komunikasi antara pemakai dan para spesilais informasi telah mengganggu perkembangan system sejak masa awal adanya computer. Pemakai memahami bidang permasalahan dengan lebih baik dari pada teknologi computer. Sebaliknya, spesialis adalah pakar dalam teknologi tetapi tidak menguasai bidang permasalahan. Dengan membiarkan pemakai mengembangkan aplikasi mereka sendiri, tidak ada kesenjangan komunikasi karena tidak diperlukan komunikasi. Demikian pula, ketika pemakai mengembangkan sebagian system mereka, kesenjangan ini berkurang.
kedua manfaat ini menghasilkan pengembangkan system yang lebih baik dibandingkan jika spesialis informasi berusaha mengerjakan sebagian besar pekerjaan itu sendiri.

Resiko End-User Computing :
Ø  Sistem yang dihasilkan, rancangan dan dokumentasinya buruk
Kemampuan end user tidak dapat menandingi profesionalisme spesialis informasi dalam hal merancang system. Selain itu end user sering mengabaikan perlunya dokumentasi rancangan sistem agar dapat dipelihara.
Ø  Penggunaan sumber daya informasi tidak efisien
Bila tidak ada pengendalian terpusat akan mengakibatkan adanya perangkat keras dan perangkat lunak yang tidak kompatibel dan berlebihan.
Ø  Data tidak terintegrasi
Bila kurang hati-hati dalam memasukkan data ke adalam database perusahaan maka memungkinkan akan terjadinya kehilangan data yang berkualitas.
Ø  Tidak adanya data security.
End user mungkin tidak melindungi data dan perangkat lunaknya, sehingga para criminal komputer dapat mengakses system dengan berbagai cara yang mengakibatkan membahayakan perusahaan.
Ø  Tidak adanya pengendalian
Pengembangan system dilakukan untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri tanpa menyesuaikan pada rencana yang memastikan pada dukungan komputer bagi perusahaan.
KONSEP MANAJEMEN SUMBER DAYA INFORMASI

Manajemen sumber daya informasi (Information resources management – IRM) adalah aktivitas yang dijalankan manajer pada semua tingkatan dalam perusahaan dengan tujuan mengidentifikasi, memperoleh, dan mengelola sumberdaya informasi yang dibutuhkan untuk memenuhi keperluan pemakai.
Elemen-elemen IRM yang Diperlukan
Walau seorang pemakai individu dapat mempraktekkan IRM, pendekatan paling efektif bagi perusahaan adalah mengembangkan suatu rencana secara formal yang harus diikuti setiap orang. Agar suatu perusahaan bisa mudah untuk mencapai IRM secara penuh, perlu ada satu set kondisi tertentu.
Kondisi-kondisi tersebut meliputi:
ü  Kesadaran bahwa keunggulan kompetitif bisa dicapai melalui sumber daya informasi yang unggul. Para eksekutif perusahaan dan manajer lain yang terlibat dalam perencanaan strategis memahami bahwa perusahaan dapat mencapai keunggulan atas para pesaingnya dengan mengelola arus informasi.
ü  Kesadaran bahwa jasa informasi adalah suatu area fungsional utama. Struktur organisasi yang mencerminkan bahwa jasa informasi sama pentingnya dengan area bisnis utama lain, seperti halnya keuangan dan pemasaran.
ü  Kesadaran bahwa CIO adalah eksekutif puncak. CIO memberi kontribusi, jika memungkinkan, pada pemecahan masalah yang mempengaruhi seluruh operasi penambahan, bukan hanya operasi jasa informasi. Kesadaran ini akan paling mudah ditunjukkan dengan menyertakan CIO dalam komite eksekutif.
ü  Perhatian pada sumber daya informasi perusahaan saat membuat perencanaan strategis. Saat para eksekutif terlibat dalam perencanaan strategis untuk perusahaan mereka memperhatikan sumber daya informasi yang dibutuhakan untuk mencapai tujuan yang strategis.
ü  Rencanan strategis formal untuk sumber daya informasi. Terdapat suatu rencana yang formal untuk memperoleh dan mengelola sumber daya informasi. Sumber daya itu harus mencakup beberapa hal pada area pemakai maupun jasa informasi.
ü  Strategi untuk mendorong dan mengelola end-user computing. Rencana strategis sumber daya informasi membahas cara membuat sumber daya informasi tersedia bagi para pemakai akhir, sambil tetap mempertahaankan pengendalian atas sumber daya tersebut.

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »